MODE TEMPLATE — Semua nama, angka, dan klaim dampak di halaman ini adalah data contoh. Ganti dengan proyek nyata Anda sebelum dibagikan ke rekruter.
Nama Anda/ data analyst

Portofolio Data Analyst · [Kota], Indonesia

Dari tabel mentah menjadi keputusan bisnis.

Saya membangun dashboard yang dipakai orang untuk mengambil keputusan — bukan sekadar dilihat. Tiga studi kasus di bawah menyertakan dashboard mini yang hidup dan bisa Anda sentuh langsung di halaman ini.

0
Studi kasus terpilih
0
Dashboard & laporan dibangun
0
Tools inti dikuasai
0
Adopsi mingguan oleh tim*

* Angka ringkasan di atas adalah placeholder — isi hanya dengan angka yang bisa Anda buktikan.

Studi kasus

Dashboard + cerita di baliknya

Setiap kasus mengikuti alur yang sama: pertanyaan bisnis → data → dashboard → insight → keputusan → dampak. Rekruter bisa berhenti di grafiknya; hiring manager bisa membaca sampai dampaknya.

Kasus 01 · E-commerce

Dashboard Performa Penjualan Multi-Kanal

Tim manajemen sebuah retailer online (dianonimkan) hanya melihat total penjualan bulanan — terlambat menyadari kanal mana yang melambat. Saya membangun dashboard mingguan per kanal di Looker Studio di atas query SQL terjadwal.

SQL / BigQueryLooker StudioSpreadsheet12 minggu data
/* Pertanyaan bisnis */
-- Kanal mana yang benar-benar tumbuh,
-- dan kanal mana yang diam-diam
-- menggerus margin promosi?
SELECT kanal, pendapatan, aov, konversi
FROM penjualan_mingguan
GROUP BY kanal, minggu;

// setiap analisis saya mulai dari pertanyaan, bukan dari grafik

LIVE · dashboard mini — coba ganti kuartal & arahkan kursor ke grafik

Pendapatan mingguan per kanal (juta Rp)

Kontribusi pendapatan per kanal (miliar Rp)

DATA CONTOH — angka sintetis untuk demonstrasi. Ganti di objek P1 pada script.

Insight

Pertumbuhan total ditopang Marketplace A, sementara AOV kanal sosial turun karena promo gratis-ongkir dipakai untuk keranjang kecil.

Keputusan yang didukung

Tim marketing menaikkan minimum belanja gratis-ongkir khusus kanal sosial dan merealokasi budget ke kanal web.

Dampak (contoh)

AOV kanal sosial +9% dalam 6 minggu; rapat mingguan beralih dari rekap manual ke dashboard ini. [ganti dengan angka riil Anda]

Kasus 02 · Aplikasi langganan

Dashboard Retensi & Churn Pelanggan

Churn bulanan terlihat "stabil" di angka agregat, padahal kohort baru berhenti lebih cepat. Saya menyusun analisis kohort dengan Python (pandas) dan menuangkannya ke dashboard Tableau untuk tim produk.

Python · pandasTableauAnalisis kohort6 kohort bulanan
/* Pertanyaan bisnis */
-- Di bulan ke berapa pelanggan paling
-- banyak hilang, dan kohort mana yang
-- paling rapuh?
SELECT kohort, bulan_ke, retensi_pct
FROM retensi_kohort;

// angka agregat menyembunyikan masalah; kohort membukanya

LIVE · retensi kohort (%) & tren churn

Retensi per kohort — % pelanggan yang masih aktif

Baris = bulan pelanggan bergabung · kolom = bulan ke-n · semakin gelap = retensi semakin tinggi

Churn bulanan (%) — ▲ intervensi onboarding di Apr

DATA CONTOH — angka sintetis untuk demonstrasi. Ganti di objek P2 pada script.

Insight

Kejatuhan terbesar terjadi di bulan pertama (retensi M1 ±58–64%); pelanggan yang melewati M1 cenderung bertahan.

Keputusan yang didukung

Tim produk meluncurkan rangkaian onboarding 7 hari (email + checklist dalam aplikasi) mulai kohort April.

Dampak (contoh)

Retensi M1 kohort pasca-intervensi naik ke 66–69%; churn bulanan turun dari 6,9% ke 4,9%. [ganti dengan angka riil Anda]

Kasus 03 · Operasional & logistik

Dashboard Stok & Ketepatan Pengiriman

Empat gudang, laporan stok terpisah-pisah di Excel, dan keluhan stok kosong yang baru ketahuan setelah penjualan hilang. Saya menyatukan datanya lewat SQL dan membangun dashboard operasional harian di Power BI.

SQLPower BI · DAXExcel / Power Query4 gudang
/* Pertanyaan bisnis */
-- Gudang mana yang paling sering
-- kehabisan stok, dan berapa penjualan
-- yang hilang karenanya?
SELECT gudang, stockout_pct, sla_pct
FROM operasional_harian;

// dashboard operasional dinilai dari satu hal: dipakai tiap pagi atau tidak

LIVE · sebelum vs sesudah dashboard dipakai tim gudang

Tingkat stockout
4,8%
▼ dari 8,6% (−3,8 pp)
Pengiriman tepat waktu
95%
▲ dari 86%
Stok mati teridentifikasi
Rp 412 jt
dipindahkan / diklirkan

Tingkat stockout per gudang (%)

Pengiriman tepat waktu, 8 minggu (%)

DATA CONTOH — angka sintetis untuk demonstrasi. Ganti di objek P3 pada script.

Insight

Stockout terkonsentrasi di gudang MDN & SBY, dipicu lead time satu pemasok dan titik pemesanan ulang yang tidak pernah ditinjau.

Keputusan yang didukung

Tim ops merevisi reorder point per gudang dan menambahkan alarm harian di dashboard untuk SKU kritis.

Dampak (contoh)

Stockout turun −3,8 poin persen dalam 2 bulan; rekap manual mingguan (±3 jam) dihapus. [ganti dengan angka riil Anda]

Cara saya bekerja

Dashboard hanyalah langkah keempat

Urutan ini yang membuat dashboard saya dipakai, bukan sekadar dipajang.

Pertanyaan bisnis

Duduk dengan pemilik masalah. Menulis satu pertanyaan yang, jika terjawab, mengubah sebuah keputusan.

Data & validasi

Menelusuri sumber, mendefinisikan metrik bersama stakeholder, dan mengecek kualitas data sebelum satu grafik pun dibuat.

Analisis

SQL & Python untuk agregasi, kohort, dan segmentasi — mencari pola yang bisa ditindaklanjuti, bukan sekadar menarik.

Dashboard & rekomendasi

Visual yang menjawab pertanyaan awal dalam 10 detik, plus rekomendasi tertulis dan definisi metrik yang terdokumentasi.

Keahlian & tools

Setiap keahlian menunjuk ke buktinya

Query & pemrograman

SQL — join, window, CTEK1 · K3 Python — pandasK2 Spreadsheet lanjutanK3

Visualisasi & BI

Looker StudioK1 TableauK2 Power BI · DAXK3

Analisis

Analisis kohort & retensiK2 Segmentasi & funnelK1 Metrik operasional / SLAK3

Kerja lintas tim

Definisi metrik bersama stakeholder Dokumentasi & data dictionary Presentasi temuan

K1–K3 merujuk ke studi kasus di atas — setiap klaim keahlian punya jejak proyeknya. Halaman ini sendiri saya tulis manual (HTML, CSS, JS, Chart.js) tanpa template siap pakai.

Butuh analis yang berpikir dari keputusan, bukan dari grafik?

Saya terbuka untuk peran Data Analyst penuh waktu. Balasan dalam 1×24 jam di hari kerja.